fbpx

Metode Memelihara Tanaman Alpukat Supaya Berbuah di Bermacam Musim

06 November 2018 - Kategori Blog

Buah alpukat mempunyai banyak manfaat guna kesehatan seperti mengurangi dampak penyakit stroke dan mengurangi kolestrol tinggi maupun darah tinggi.

Buahnya berukuran lumayan gede dengan warna hijau tua atau ungu kecoklatan tergantung dari jenisnya. Pohonnya pula dapat menjangkau 20 meter dengan lebar daun berdimensi 12 – 25 cm dan isi buahberdimensi 5 – 6,4 cm.

lantaran banyaknya khasiat bersumber buah ini, banyak orang yang mulai mengembangbiakkan tumbuhan ini seperti tipe tumbuhan yang mampu menghasilkan duit banyak. Artikel ini bakal mengulasbagaimanakah metode memelihara tanaman alpukat supaya segera berbuah.

  1. Persediaan Bibit

benih tumbuhan alpukat hanya mampu diperoleh dengan 3 metode, yakni cangkok, isi buah, atau sambung pucuk. seluruh type benih ini diambil dari buah dan tanaman alpukatnya sendiri yang telah ada sebab tumbuhan alpukat cuma dapat diperbanyak lewat metode vegetatif dan generatif.

Vegetatif berbentuk penyambungan pucuk/entre dan penyambungan mata/okulasi sebaliknya generatif lewat isi buah. jadi sebelum mengawali pengembangbiakan, pastikan benih yang diambil bersumberdari tumbuhan yang berkwalitas. Diantaranya berbentuk tumbuhan yang bersimpati guna penyakit dan hama dengan stadium produktivitas yang tinggi. Buahnya juga seragan berbentuk oval dengandaging buah yang tidak berserat. Bijinya mungil dan mutu kulit yang licin pula jadi ciri-ciri buah alpukat yang berkualitas.

  1. Perhatikan cuaca dan Lahan Tanah

Alpukat mengutamakan udara guna melaksanakan penyerbukan tetapi udara yang terlampaui kencang pula dapat mematahkan batang tumbuhan.

tumbuhan ini pula berkembang dengan sinar mentari40% – 80%. tidak cuma cuaca,lahan tanah pula mesti diperhatikan guna memelihara produktivitas tanaman.

Alpukat mampu berkembang di dataran rendah ataupun tinggi dengan keadaan tanah yang gembur, banyak mengandung bahan organik, dan tidak gampang tergenang air. type tanah yang baik guna alpukat ialah tanah lempung berpasir, lampung endapan, dan lemput liat.

negeri setelah itu bakal dibuat lubang dgn takaran 60 senti meter x 60 senti meter bersama kekuatan 60 centi meter sampai 80 centimeter. kalau keturunan alpukat berwujud cangkok maka bagi lubang taruh yglebar dan bila alamat isi buah maka terhadap lubang jadi lebih dalam. apabila mau memakamkan lebih alamat 1 benih, maka beri retakan kurang lebih 6 m x 6 m.

  1. Penanaman Bibit

sesudah lubang selesai, maka masukan benih yang sudah disiapkan dengan hati-hati. lalu tanam kembali denga tanah galian sebelumnya.

  1. Penyiraman

benih baru lebih memerlukan air maka jalankan pendirusan setiap harinya. Sebaiknya dilakukan guna pagi atau senja hari dan jikalau hujan maka tidak butuh lakukan pendirusan.

  1. Penyiangan

tumbuhan penggangu atau gulma dapat muncul di seputar tumbuhan dan butuh dilakukan penyiangan. jikalau tidak, tumbuhan penggangu tersebut dapat membawa masalah untuk tumbuhan alpukat seperti tumbuhan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

  1. Pemangkasan

jikalau ada cabang matiatau terlampaui rapat,maka jalankan pemangkasan agar fokus makanan tidak menyebar buat pertumbuhan tunas baru melainkan guna pembentukan buah.

sesudah dipangkas, berikan tera atau fungisida guna ujung batang biar tidak berjamur.

  1. Pemupukan

guna step pertama penanaman, sebaiknya diberikan pupuk kandang seperti pupuk bersumber kotoran ayam atau kompos ke tanah seperti pupuk dari buah busuk. lalu dibiarkan tatkala kurang lebih seminggu sebelum benih dimasukkan agar komponen hara dan zat makanan dan pupuk terserap oleh tanah. sesudah berkembang, maka tumbuhan alpukat diberikan pupuk pelengkap berbentuk N, K, dan KCL guna merangsang pertumbuhan.

  1. Perhatikan Hama dan Penyakit

Hama dan keluhan yang menyerang tanaman alpukat dapat menyebabkan tidak berhasil membuahkan buah, maka semprotkan pestisida secepatnya jikalau ada pertanda tumbuhan terkena penyakit. tetapi janganlah memanfaatkan pestisida kimia berlebihan. Berikut yaitu hama yang sering menyerang tumbuhan alpukat:

  • Ulat kupu-kupu gajah
  • Ulat kipat
  • penyakit antraknosa
  • penyakit bintik daun
  1. Panen

Alpukat umumnya berbuah sesudah berusia 10 – 15 tahun jikalau ditanam lewat isi buah. apabila ditanam lewat system vegetative bakal berbuah sesudah berusia 5 – 8 tahun. Buah juga dapat dipanen sesudah berkembang sewaktu 6 – 7 bulan.

Pemanenan sesudah lebih dari 5 tahun terhitung lumayan lama. sebaliknya ada suatu metode efektif yang bisa menghasilkan tumbuhan alpukat berbuah dalam waktu 3 tahun. Maka berikut yakni kiat memelihara tanaman alpukat supaya segera berbuah.

  • tebas tanaman alpukat setinggi 50 – 60 cm bermula tekstur tanah dan memilih diameter tumbuhan dengan ukuran 25 – 30 cm.
  • trik pertama berupa menyambung kulit, di mana dibuat jarak antara kulit kayu dan batan sedalam 5 – 7 cm. lalu ambil batang atas (entres) dengan diameter 0,5 – 1 cm dengan Panjang 10 – 15 cm atau terdiri atas 3 – 5 mata tunas dan disayat miring di ke-2 sisi bawahnya. Sisipkan entres di sela yang sudah dibuat.
  • trik ke-2 berupa sambung sela, di mana kulit kayu ditoreh sepanjang 5 – 7 cm dengan lebar disesuaikan dengan besat entres. Entres bakal disayat miring dan ditempelkan pada torehan kulit kayu. sesudah itu, ikat sekeliling tempelan denga tali raffia atau plastik. Oleskan lilin encer pada permukaan batang bawah dan kulit kayu yang terbuka guna menghalangi penguapan berlebih. Dalam satu tumbuhan, mampu ditempelkan 3 entres dengan celah seimbang yang memutari batang.
  • supaya sambungan tidak terserang cahaya mentari dengan cara langsung, tutuplah entres dengan kantong semen dan dilapisi plastik. buat meringankan peredaran udara, buatlah 2 lubang di bidang depan dan belakang.
  • sesudah 1 bulan, tutupan plastik ini bole di buka dan entres bakal memunculkan tunas-tunas baru bercorak hijau. jikalau bermotif kecoklatan, maka metode sudah gagal.
  • bentuk tumbuhan bakal muncul sesudah 5 bulan. dengan perawatan tepat, tumbuhan dapat berbuah sesudah 3 tahun.

Inilah trick memelihara tumbuhan alpukat supaya segera berbuah. metode ini tidak susah buat dilakukan dan sesuai buat pemula yang mau mengawali mengembangbiakkan tanaman alpukat. Selamat mencoba!

 

, ,