fbpx

7 Rahasia Berhasil Budidaya Timun Supaya Segera Berbuah Dan Panen

02 Juni 2018 - Kategori Blog

Petunjuk komplit trik berhasil Budidaya Timun, Mentimun, Ketimun supaya langsung berhasil Dan Panen
Mentimun, Timun atau Ketimun merupakan tanaman yang bersumber asal marga Cucurbitaceae atau labu-labuan yang menghasilkan buah yang bisa dikonsumsi. tanaman timun hidup menjalar dan jika tumbuhan ini telah berkembang dan berbuah maka tumbuhannya bakal mati atau dengan kata lain mentimun ialah tumbuhan semusim. Buah mentimun mempunyai bentuk buah memanjang dengan warna hijau bersama garis putih kekuning-kuningan waktu lagi muda dan dapat bercorak lebih hijau sampai putih disaat makin tua usia buahnya. Nama lain asal timun ialah Cucumis sativus.

tidak sedikit orang yang mulai sejak membudidayakan timun ini. Namun dalam budidaya mentimun memerlukan perawatan lebih lantaran tumbuhan ini rentan pada hama dan iklim. Berikut ini merupakan metode budidaya timun:

a. Syarat Tumbuh

Timun bakal berkembang maksimal pada tanah dengan ketinggian 1000-1200 mdpl, berkondisi cuaca garing dengan pencahayaan penuh guna temperatur 21°C sampai 27°C. daerah yang baik buat menanam timun ialah tanah yang gembur, banyak mengandung humus, mempunyai elemen hara organik lumayan banyak dengan kadar tahan rendah berPH 6-7.

b. Pengolahan sarana Tanam

tanah bagi lahan tanam selanjutnya dilakukan pengolahan bersama metode digemburkan menggunkan pacul atau bajak, sesudah itu tanah untuk lajan dicampur dengan pupuk kandang atau kompos banyaknya 10-20 kg / hektar lahan. selanjutnya buatlah bedengan bersama lebar seputar 100 centimeter dan beri celah antar bedeng adalah kurang lebih 20-30 centimeter guna saluran air. Panjang bedengan terserah kepada kondisi musim. kalau musim hujan, bedengan dibuat dengan panjang lebih kurang 30-40 centimeter. tetapi seandainya musim kemarau, panjang bedengan cuma berukuran 20-25 cm.

c. Penentuan bibit Dan Persemaian bibit

Sebelum bibit ditanam, sarana persemaian mesti disiapkan terlebih dulu. lokasi persemaian yang sanggup difungsikan buat menyemai bibit yakni polybag atau kantong plastik transparan. sarana persemaian dibuat bermula campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 7: 3 namun sebelum dipakai, sarana semai disterilkan dengan memakai Dithane atau Cobox 0,2% clan Furadan atau Curater banyaknya 15 g /100 kg. walaupun bibit mampu ditanam segera, guna mengurangi kegagalan, bibit mesti diperlakukan juga sebagai berikut: bibit direndam selama kurang lebih 24 jam, buanglah bibit yang mengapung. kemudian, bibit dipindahkan ke lipatan handuk basah selama 12 jam hingga akan bakal akar muncul.

waktu bibit sudah ke luar akar, bibit mampu ditanam segera di ruang yang sudah disiapkan. untuk musim hujan, area penyerbukan atau bedengan mesti diberikan atap plastik transparan. kalau bagi musim kemarau, bedengan bisa dibuat di ruang terpapar. Namun, dalam beberapa hari pertama, bedengan mesti ditutup bersama daun garing dan usahakan cahaya mentari bisa masuk kurang lebih 35%.

tanah untuk lokasi persemaian disiram tiap-tiap 1-2 hari. disaat keping daun terbuka, bibit disemprot bersama fungisida, insektisida, dan bakterisida tiap-tiap 2 hari dengan ukurann yang difungsikan sebagian awal kadar yang dianjurkan.

d. Penanaman Bibit

benih yang sudah berusia 10-14 hari atau sudah mempunyai dua daun kemudian laksanakan penanaman terhadap lahan tanam yang sudah disiapkan. celah tanam optimal yakni 120 x 40 cm.

e. Perawatan Tanaman

Perawatan tumbuhan dilakukan guna disaat tumbuhan berusia 5 sampai 10 hari. untuk disaat tanamn berusia 5 hari sesudah tanam maka laksanakan penyulaman untuk tumbuhan yang tidak berkembang dan serta laksanakan penjarangan bagi lubang timbun yang brisi 3 tumbuhan atau lebih. sesudah itu laksanakan penyiangan untuk gulma pengacau, tidak cuma itu jalankan penutupan rongga tanah pada seputar lubang tanam biar tumbuhan mempunyai batang yang vertikal dan kokoh. laksanakan pula pemopokan guna menutup rumput yang berkembang di atas bedengan pula berikan dampak dingin bagi sarana tumbuh maka akar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

sesudah pemopokan rampung dilanjutkan bersama pemasangan lanjaran atau teturus. kepentingan Lanjaran atau teturus buat perhektar lahan ialah 45.000-50.000 batang. pada ketika tumbuhan berusia 12 hari sesudah tanam laksanakan perabukan dengan metode dikocor. Pupuk susulan dikeringkan terdiri dari Urea, ZA, SP-36, DAP, dan KNO3 bersama skala masing masing 100 gr, 100 gr, 100 gr, 100 gr dan 25 gr dilarutkan dalam 10 liter air.

perabukan susulan dilakukan banyaknya 5-6x, ialah usia 12, 15, 18, 19, 22 dan 25 hari sesudah tanam. Perawatan tumbuhan yang lain yang mengikat teralis mentimun dan cabang. Penyemprotan insektisida dan fungisida bermula umur 10 hari sesudah tanam dengan interval 3 hari.

Penyemprotan pupuk daun, insektisida, fungisida lagi ZPT umumnya dijadikan satu supaya penggunaan lebih efisien pemakaian kekuatan kerja dan pelaksanaannya pula disesuaikan bersama kondisi dan umur tumbuhan serta hama dan penyakit.

perabukan susulan berikutnya diberikan garing dengan kiat menghasilkan lubang tanam diantara 4 tumbuhan atau cuma dengan ditaburkan di tengah bedengan. Pupuk susulan garing yang diberikan guna disaat tanama sudah berusia 26 hari sesudah tanam. Pupuk yang diberikan terdiri bermula Urea, SP-36, KCl dan NPK dengan perbandingan 2: 1/2: 1/2: 1.

f. Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanama timun antara lain Hama Thrips, jangkrik, masalah Downy Mildew, Powdery Mildew, Oteng-oteng atau Kutu Kuya (Aulocophora similis Oliver), kutu daun, lalat buah, buruk daun dan lagi tidak sedikit kembali yang lainnya.

Pemberantasan hama dan penyakit termuat mesti langsung dilakukan sesudah kelihatan pertanda serangan. metode pemberantasannya antara lain dengan metode mekanis (eradiksi/pemotongan daun) ataupun bersama metode kimia (penyemprotan pestisida). Perlakuan paling baik yaitu dengan jalan penangkalan (preventif).
Panen

g. Pemanenan Timun

Buah mentimun muda lokal pada sayuran, asinan atau acar kebanyakan dipanen untuk usia 2 higga 3 bulan sesudah tanam, bagi mentimun hibrida kebanyakan dipanen 42 hari sesudah tanam, dan pada mentimun suri dipanen sesudah matang. Buah mentimun sebaiknya dipanen di pagi hari sebelum jam 9 bersama metode mencacah tangkai buah memakai pisau tajam. Mentimun sayur bisa dipanen 5 – 10 hari sekali terserah bermula varitas dan takaran tengah usia buah yang dikehendaki.

begitu artikel evaluasi tentang”7 rumus berhasil Budidaya Timun biar segera berbuah Dan Panen“, mudah-mudahan berguna dan jangan sampai lalai ikuti postingan kami berikutnya. sampai jumpa