fbpx

6 Metode Menanam Tomat Cherry Hidroponik System Fertigasi

12 Juli 2018 - Kategori Blog

Tomat Cherry yakni salah satu type macam paling baru asal tumbuhan tomat yang lumayan diminati. Budidaya tumbuhan ini sendiri juga lumayan terbuka lebar. sekalian mampu jadi suatu kesempatan bisnis yang potensial dan menjanjikan sama seperti metode budidaya timun jepun dan metode budidaya labu madu.

sama seperti bila dibudidayakan dengan cara konvensional supaya kurang dalam factor kesuburan. sedangkan bila dibudidayakan dengan system hidroponik hasil panen yang dihasilkan dapat 2 kali lipat daripada budidaya scara konvensional. Inilah yang selanjutnya menjadi argumen kenapa tomat cherry banyak dibudidayakan menggunakam system hidroponik.

semenjak beragam system hidroponik yang ada, fertigasi jadi salah satu alternatif yang sesuai yang dipilih sebagai system hidroponik dalam budidaya tomat Cherry. untuk beberapa kalangan tomat Cherry dinilai lebih mempunyai nilai ekonomis yang tinggi di bandingkan dengan tomat biasa layaknya metode menanam bunga iris kuning . Mengingat bahwa dengan cara visual sudah tentu sangat menarik, mempunyai warna yang merah menyala, ukuran buah yang lebih kecil juga rasa yang lebih manis dan teksturnya garing. tidak salah memang lah bila selanjutnya keberadaannya dipasaran mampu meneror keberadaan tomat lokal.

system hidroponik tidak hanya memberikan manfaat terhadap peningkatan produktifitas panen, nyatanya pula bisa menghasilkan produk yang mempunyai mutu yang amat baik, bermula segi higenis dan visualnya namapak lebih menarik. Maka tidak kaget jikalau selanjutnya produk hasil pertanian hodroponik termasuk juga tomat cherry ini mempunyai biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, jikalau anda mau mencoba peruntungan dalam budidaya tomat cherry. Sebaiknya simak 6 metode menanam tomat cherry hidroponik system fertigasi paling menguntungkan.

1. Pilih Benih

Step pertama dalam budidaya yang paling utama pastinya yaitu pilih dan menyediakan bibit tumbuhan yang bakal dibudidayakan sebagaimana pada metode menanam melon system lesehan dan metode menanam melon dalam pot . Dalam faktor ini, guna mendapatkan bibit tomat cherry maka anda dapat mendaptkannya di kios yang menjual bibit pertanian.

Atau anda pula mampu memakai alternatif lain yaitu dengan metode pemesanan lewat kios daring atau online. tentunya lihat tanggal kadaluwarsa bibit yang dibeli juga varietas dan produktifitas yang dihasilkan. lantaran bibit yang dapat membuahkan produktifitas tinggi tentu dapat bisa memberikan hasil panen yang melimpah.

2. Menyemai Benih

Sesudah bibit selesai maka langkah seterusnya yakni menyemai bibit. sebab budidaya dilakukan dengan cara hidroponik, maka jalan menyemai bibit dapat berlainan dengan metode menyemai konvensional baik pada metode menanam bawang dengan paralon maupun metode menanam asparagus.

Berikut langkah menyemai bibit untuk tumbuhan tomat cherry.

  • pakai sarana tanam Rockwoll, guna memudahkan persemaian dan pemeliharaan.
  • Sebelum di semai sebaiknya rendam bibit dalam air guna mengerti dan memyeleksi bibit yang bermutu dan tidak.
  • pakai hanya bibit yang terendam di dalam air dan buang bibit yang mengapung.
  • Potong rockwoll dengan takaran 3×3 cm.
  • seterusnya rendam potongan dalam air, angkat sesudah sarana basah dan air tidak menetes lagi.
  • tata rockwoll kedalam tray semai, setelah itu buat lubang tanam menggunakam tusuk gigi, jangan sampai terlalu dalam.
  • selanjutnya masukkan bibit kedalam lubang tanam.
  • Letakkan tray semai kedalam tempat yang sejuk dan penutup permukaan tray memakai hitam atau kertas koran.
  • Sesudah 4-5 hari, buka penutup dan letakkan tray semai di luar ruang, sambil terus dipelihara sampai tumbuhan siap dipindahkan ke instalasi hidroponik.

3. Menyediakan sarana tanam Hidroponik

Sambil menunggu benih selesai ditanam, maka sebaiknya anda mulai menyediakan instalasi hidroponik system fertigasi. maka disaat benih jadi dan sarana tanam selesai bisa segerla dilakukan penanaman. guna prinsipnya system NFT ini memanfaatkan penopang atau wadah sebagai ruang tumbuhan dapat di tanam.

Berikut tahap menyediakan instalasi Hidroponik fertigasi :

  • Siapkan sarana tanam berbentuk arang sekam, setelah itu siapkan pula polibag berdimensi besar diameter 30 cm.
  • Setelah itu masukkan sarana tanam kedalam polibag, isi sampai penuh.
  • Susun dengan rapi polibag yang sudah diisi.
  • Setelah itu buat instalasi fertigasi, dengan menjadikan rute pipa guna sektor kanan polibag.
  • Kemudian pasang selang dan stik fertigasi disetiap polibag.
  • Sambungkan dengan rute pipa yang sudah dibuat tadi.
  • Atur pompa guna mengalirkan cairan zat makanan tiap-tiap 2 jam sekali, dan selanjutnya musnahkan keseluruhan ketika malam hari.
  • Siapkan pula bak atau wadah penampungan buat cairan zat makanan yang selanjutnya disambungkan dengan rute pipa induk guna di alirkan untuk rute pipa fertigasi.

4. Menanam benih Tomat Cherry

Sesudah benih berusia 1 bulan sesudah tanam atau benih sudah mencapai tinggi 15 cm. Maka mampu dipindahkan segera dengam metode di tanam kedalam sarana tanam yang lebih besar.

tahap penanamam ini lumayan gampang, bisa dilakukan dengan metode sebagai berikut :

  • pilih benih yang memang sehat, tidak terpapar hama dan penyakit juga mempunyai pertumbuhan yang optimal.
  • buat lubang tanam seukuran 3-5 cm.
  • selanjutnya, tanam benih kedalam sarana sekam, sertakan pula rockwollnya.
  • tutup lagi lubang tanam sampai sektor akar dan dasar tumbuhan tertutup rata.
  • laksanakan factor yang sama pada polibag lainnya.
  • selanjutnya, biarkan sewaktu 3 hari sesudah itu selanjutnya, alirkan cairan zat makanan terhadap tumbuhan dalam waktu 5-10 menit.

5. Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan dan pemeliharaan mesti dilakukan dengan cara intensif sama seperti metode menanam semangka inul , metode menanam cabe system mulsa , metode mengatasi cacar buah melon dan metode mengatasi busuk buah melon . karena mutu dan hasil panen dangat ditentunkan dari usaha ini. Beberapa tahap perawatan dan budi daya yang dilakukan antara lain yakni :

  • Penyiraman

pendirusan dilakukan tiap-tiap 2 hari sekali dengan cara automatic . Sesuaika pendirusan dengan iklim dan keadaan. bila memang terik maka buka pompa terhadap instalasi sprikle sesering mungkin. lantaran sarana arang sekam tidak mempunyai kemampuan dalam memegang air. maka pastinya mesti dilakukan pendirusan dengan cara teeatur dan rutin supaya tumbuhan tidak menderita kekeringan.

  • Pemberian cairan Nutrisi

cairan zat makanan mesti diberikan tiap-tiap hari guna memompa pertumbuhan dan produktifitas panen supaya optimal. lantaran sarana tanam arang sekam sama sekali tidak dapat memberikan unsur hara yang di perlukan oleh tumbuhan. pakai zat makanan AB Mix buah dengan skala yang sudah tertulis pada label. tiap-tiap 3 hari sekali ganti cairan zat makanan didalam tandon penampungan. maka sebaiknya anda menciptakan cairan sesuai dengan kebutihan lantaran bakal sayang bila hingga banyak yang terbuang.

  • Sanitasi Lingkungan

Sanitasi lingkungan pula amat sangat utama diperhatikan. dikarenakan faktor ini dapat menolong tumbuhan terhindar dari serangan hama dan penyakit. kawasan yang steril dapat membuat hama atau penyakit malas hidup dan berkembang biak. melainkan sektor yang kumuh dan lembab adalah sarang dan ruang berkembang yang amat sangat disukai oleh hama dan penyakit. menjadi jalankan pemebersihan lingkungan dan ruangan tanam dengan cara rutin.

  • Pemangkasan

Pemangkasn dimaksudkan guna mengefisienkan pertumbuhan dan mempercepat metode pembibitan. Buang cabang yang terlampaui rimbun dan tidak bermanfaat. pada waktu tinggi tumbuhan sudah menggerapai 2 meter maka pangkas sektor ujung tumbuhan guna mengendalikan pertumbuhan keatasnya .

  • Pemasangan Tali Rambatan

Mengingat tomat cherry sendiri mampu menjangkau ukuran tinggi maksimal sampai 3 meter lebih . Maka agar tumbuhan tidak gampang tebah disaat di terpa udara amat penting buat di pasang lanjaran atau ajir. Dalam system budidaya hidroponik ajir yang diperlukan terbuat dari benang nilon. yang dikaitkan guna bidang atap bagunan setelah itu bidang bawahnya ditali kekayu yang ditancapkan ke sarana tanam. Ini ialah upaya buat merapikan bentuk tumbuhan dan menguatkan tumbuhan supaya tidak mudah rebah.

  • Pengendalian Hama dan penyakit

pengendalian hama dan penyakit dilakukam dengan metode menyemprotkan larutan pestisida dan fungisida dengan cara rutin. takaran yang diperlukan yaitu kadar anjuran. Minimal penyemprotan dilakukan tiap-tiap satu pekan sekali dan dihentikan disaat tumbuhan akan mulai dipanen.

6. Musim Panen

Untuk usia 2-3 bulan maka tomat cherry telah menghasilkan buah dan mampu dipanen. Pemanenan dilakukan disaat buah sudah memcapai ukuran maksimal dan warna biah sudah kuning kemerahan.

Maka langsung petik dan panen biah dengan metode memetik dompolan buah berasal batangnya. Letakkan hasil panen di ruang yang sejuk dan pisahkan jikalau ada buah yang busuk atau rusak.

Itulah tadi 6 metode menanam tomat cherry hidroponik system fertigasi. Tentu dapat makin menolong anda buat mencoba mempelajari peluang usaha yang amat sangat menjanjikan ini. Manfaatkan seluruh peluang buat dapat menghasilkan pundi-pundi Rupiah. Selamat mencoba mudah-mudahan artikel ini bisa berguna.

, , , , , , ,